Monday, February 17, 2014

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Sebelumnya baca episode 2-2

Ketika Poongcha, Jeongtae, dan Jjang Ttol datang dan menghempaskan Do Ggoo ke lantai, Bookgom sedang bermain go bersama asistennya. Bookgom menertawai Do Ggoo yang sudah babak belur.

Poongcha kemudian berkata jika Do Ggoo sudah menyentuh orang-orang Dobi Nori di daerahnya. Bookgom mengatai Jeongtae adalah anak tidak tahu diuntung karena pernah diberi pekerjaan sebagai penarik rickshaw oleh Bookgom.

Jeongtae emosi. Tapi Poongcha mencegah berbuat hal-hal yang akan merugikan dirinya sendiri. Jeongtae berkata jika uang yang diperoleh bukan datang begitu saja, tapi melalui kristalisasi keringat dan darah. Karena itu, Jeongtae tak pernah merasa punya hutang budi pada Bookgom.

Bookgom yang kehabisan kata-kata menahan emosinya dan berkata bahwa dia tulus hati membantu Jeongtae. Poongcha ambil suara dengan mengatakan bahwa akan ada konsekuensi bila berani menyentuh orang-orang Dobi Nori. Poongcha berkata bahwa dirinya akan datang lagi jika hal itu terjadi lagi kelak.

Bookgom justru menggertak, apa Poongcha tahu konsekuensi Faksi Dong Hwa Ung? Poongcha tidak peduli dan tidak takut, kemudian berlalu. Sebelum pergi, Jeongtae sempat melihat Bookgom sesaat yang mengisyaratkan bahwa Jeongtae akan mati gara-gara ini.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3 Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3


***

Di luar markas Faksi Dong Hwa Ung, Poongcha memberitahu Jeongtae dan Jjang Ttol jika orang-orang Faksi Dong Hwa Ung takkan sembarangan mengganggu mereka lagi. Ini lantaran Poongcha sudah memberitahu mereka tadi bahwa keduanya sudah jadi anggota Dobi Nori. Tapi, Poongcha juga mengingatkan jika Faksi Dong Hwa Ung tidak boleh dipandang sebelah mata.

Poongcha ngasih uang, bahkan dompet-dompetnya, supaya keduanya bisa membeli pakaian yang layak. Jjang Ttol berkata terima kasih. Sebelum pergi, Poongcha sempat memperingatkan Jeongtae bahwa “lompatan mau” tidak bisa dilakukan sembarangan. Poongcha berkata jika jarak jembatan ke sungai Yalu tingginya adalah 30 meter. Jika, Jeongtae tidak bisa melakukan lompatan dengan benar, maka hasilnya bisa fatal: Jeongtae bisa terseret air.

Jeongtae mendengar dengan seksama penjelasan tersebut, tapi dia mengatakan tidak gentar dengan risiko tersebut. Poongcha lalu berkata jika Faksi Dobi Nori masih memiliki lahan bisnis lainnya dan lagipula karena Jeongtae masih muda, karirnya masih panjang.

***

Jeongtae kembali ke rumah dengan barang belanjaan yang banyak. Dia melihat Okryeon tengah menantinya di depan rumah. Okryeon lalu menjatuhkan barang belanjaan tersebut, dan berkata itu sudah tidak penting lagi. Okryeon memandang Jeongtae dengan tatapan sedih dan prihatin, kemudian dia memukul-mukul dada Jeongtae.

Jeongtae kaget mengapa Okryeon memukulinya. Dimanakah Cheong Ah. Okryeon berkata jika Jeongtae lebih sibuk berantem dibandingkan adiknya.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3 Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Keduanya pun nuju rumah sakit. Okryeon masuk lebih dulu. Cheong Ah minta untuk dibawa pulang saja sebab, dia takut kalau-kalau kakaknya cemas. Tapi, Jeongtae yang masuk ke ruangan belakang meminta maaf atas kesalahannya. Cheong Ah ternyata digambarkan sebagai gadis yang tabah. Dia justru memberikan semangat pada kakaknya yang terlihat menangis.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3 Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Jeongtae kemudian langsung melabrak ayahnya, Yeongchool. Mereka berdua diam, berdiri dan saling menatap. Ayahnya menyebut nama Jeongtae. Tapi, Jeongtae tidak mau dipanggil namanya begitu saja. Jeongtae mengatakan jika Cheong Ah belum tahu ayahnya masih hidup. Saat seperti itu, Okryeon mengintip dan mencuri dengar pembicaraan mereka berdua.

Yeongchool mengaku jika dirinya malu bertemu anak-anaknya, khususnya Jeongtae. Jeongtae naik pitam, “Siapa ayahku? Kamu tahu berapa kali aku bisa melihatmu? Tiga kali, hanya tiga kali!!! Ketika ibu sekarat, kamu ada dimana? Terus saat Cheong Ah kesakitan setiap malam, kamu juga ada dimana? Ayah? Ayah macam apa kamu ini?”

Saking kesalnya Jeongtae kemudian mau memukul ayahnya. Tapi, niat itu diurungkan. Sementara, ayahnya diam saja. Dia pasrah karena rasa bersalahnya.

Jeongtae menyuruh ayahnya supaya pergi dan tidak menemui mereka lagi. Bahkan, jika terpaksa, Jeongtae akan membunuh ayahnya sendiri. Jeongtae berlalu dari hadapan ayahnya. Yeongchool sedih mendengar hal tersebut. Okryeon juga menunjukkan keprihatinan ketika mengintip dan mencuri dengan pembicaraan tersebut.

***

Pada keesokan hari…

Jjang Ttol kembali mengingatkan Jeongtae supaya memikirkan kembali niatannya untuk melakukan “lompatan maut”. Jjang Ttol juga mengatakan jika Poongcha sudah mengingatkan Jeongtae sebelumnya – Ttol berkata seperti supaya sahabatnya tidak melakukan “lompatan maut”. Jeongtae tidak menggubris hal tersebut dan pergi begitu saja dari hadapan Jjang Ttol.

Jjang Ttol buru-buru pergi ke markas Dobi Nori. Saat itu, Deguchi Gaya bersama lainnya sedang dibriefing untuk melakukan penyelundupan. Jjang Ttol kemudian mengatakan kepada Bongsik serta Poongcha jika Jeongtae nekat betul hendak melakukan lompatan maut.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3 Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Dengan mobil bak terbuka, Bongsik, Poongcha, Kang Gae, meluncur ke lokasi lompatan. Jjang Ttol juga ikut. Dia berdiri di bak belakang sambil mendengarkan gambaran kematian yang bisa didapat Jeongtae dari orang-orang itu dengan kesal.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Setibanya di lokasi, mereka semua menuruni pinggir sungai dekat jembatan besar. Mereka meneriakkan nama Jeongtae yang tengah berjalan di rel kereta api. Jjang Ttol terus berteriak supaya Jeongtae tidak melakukan lompatan. Kang Gae mengeluh: demi seorang anak kecil mengapa mereka semua harus melakukan semua ini? Pooncha melihat Kang Gae dengan tatapan sebal.

Jeongtae menyadari keberadaan teman-teman Dobi Nori yang sedang memanggil-manggil namanya. Tapi, Jeongtae yang sudah bertekad tidak mempedulikannya dan terus berjalan. Kang Gae berkata dengan sinis, “Tenanglah, dia nggak bakal mati.”

Poongcha yang gusar menyuruh Kang Gae tutup mulut.

Semua orang tegang seketika saat Jeongtae bersiap-siap melakukan lompatan.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3 Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Deguchi Gaya pun menyusul ke TKP dan berharap-harap cemas melihat aksi Jeongtae dari kejauhan.

Hampir saja Jeongtae terpeleset. Dia mengeraskan hati dan mendengar suara kereta api semakin mendekat.

Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3 Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

Kereta melintas. Jeongtae pun melompat dengan timing yang tepat.

Bersambung ke sinopsis drama Korea ‘Inspiring Generation’ episode 3

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+

Related : Sinopsis: Inspiring Generation – Episode 2-3

0 komentar:

Post a Comment